Pengalaman Seru Jadi Tour Leader
Tour leader ? pernah denger ga sih kawan? Mungkin buat temen temen yang di semester atas perkuliahan pasti familiar dengan istilah Tour leader ini. Nah terus kalo Tour Guide apaan dong, emang beda ya bang?
Sekilas dan sepintas kedua istilah ini hampir mirip-mirip saja, yang pasti sama-sama jalan-jalan dan dibayar...eheheh, tapi keduanya jelas memiliki perbedaan. Perbedaannya ga cuma disebutan penamaannya aja, tapi dalam pekerjaan dan tanggung jawab juga ada perbedaan yang mendasar, apa saja perbedaannya.
Sekilas dan sepintas kedua istilah ini hampir mirip-mirip saja, yang pasti sama-sama jalan-jalan dan dibayar...eheheh, tapi keduanya jelas memiliki perbedaan. Perbedaannya ga cuma disebutan penamaannya aja, tapi dalam pekerjaan dan tanggung jawab juga ada perbedaan yang mendasar, apa saja perbedaannya.
1. Pengetahuan Sejarah dan Budaya
Tour Leader memiliki
cakupan kerja yang luas yaitu semua destinasi yang dikunjungi oleh
rombongannya. Oleh karena itu, Tour Leader tidak dibebankan untuk mengetahui
secara rinci mengenai sejarah dan budaya di masing-masing destinasi yang
dikunjungi.
Selain itu, tugas utama
seorang Tour Leader bukanlah menjelaskan suatu destinasi melainkan memimpin
rombongannya.
Namun, Tour Leader
sebaiknya memiliki pengetahuan secara umum mengenai destinasi yang sedang
dikunjungi, serta sedikit memahami bahasa daerah dari destinasi tersebut (jika
terdapat perbedaan bahasa) sehingga komunikasi antara masyarakat lokal dengan
rombongan dapat terjalin dengan baik.
Karena telah memiliki
lisensi untuk memandu wisatawan di destinasi yang menjadi tanggung jawabnya,
maka Tour Guide wajib untuk mengetahui secara detail mengenai sejarah dan
budaya di destinasi tersebut. Oleh karenanya, biasanya Tour Guide adalah
penduduk lokal.
Tour Guide juga harus
menyampaikan penjelasannya secara menyenangkan agar rombongan wisatawan tidak
bosan.
2. Jadwal dan Durasi
Perjalanan
Tour Leader memiliki
jadwal dan durasi perjalanan yang sama dengan para wisatawan yang dipimpinnya.
Artinya seorang Tour Leader harus menemani wisatawan dan mengikuti seluruh
rangkaian tur dari awal hingga akhir.
Tour Guide hanya bertugas
menjelaskan destinasi yang merupakan tanggung jawabnya saja. Misalnya seorang
Tour Guide untuk Kota Yogyakarta hanya menjelaskan kepariwisataan di Kota
Yogyakarta saja.
Jika wisatawan
melanjutkan perjalanan ke destinasi lain di luar wilayah tanggung jawab dari
Tour Guide, maka tugas dari Tour Guide sudah selesai.
3. Tanggung Jawab
Seorang Tour Leader tidak
hanya bertanggung jawab untuk menemani wisatawan selama melakukan perjalanan
wisata saja.
Tour Leader juga memiliki
tanggung jawab untuk mengatur agar perjalanan wisata dapat berlangsung dengan
lancar seperti melakukan morning call serta ontime scedhule dengan menyesuaikan
antara kondisi saat itu dan itinerary yang telah disusun sebelumnya.
Tour Leader juga
bertanggung jawab dalam memastikan keadaan dari wisatawan yang dipimpinnya dan
harus selalu memeriksa apakah rombongannya lengkap atau ada yang tertinggal.
Namun, jika ada wisatawan
yang memisahkan diri dari kelompok ketika sedang melakukan kegiatan wisata
tanpa meminta izin dari Tour Leader, maka Tour Leader juga tidak memiliki
bertanggung jawab terhadap wisatawan tersebut.
Untuk Tour Guide,
tanggung jawab yang diemban hanyalah menjelaskan secara rinci (dan
menyenangkan) mengenai seluk beluk kepariwisataan di destinasi yang menjadi tanggung
jawabnya.
Karen penjelasan dari
Tour Guide ini sangat berpengaruh terhadap persepsi wisatawan akan destinasi
yang sedang dikunjungi, maka seorang Tour Guide harus memiliki lisensi resmi dari dinas pariwisata
setempat.
Ini juga menjadi batasan
terhadap Tour Leader, bahkan tidak dianjurkan bagi Tour Leader untuk memberikan
penjelasan secara rinci mengenai destinasi yang sedang dikunjungi kecuali Tour
Leader memiliki lisensi sebagai Tour Guide di destinasi tersebut.
